Tahun ini jargonku #shining2020
Tahun lalu #wonderful2019, tahun sebelumnya lagi #amazing2018
Tahun lalu #wonderful2019, tahun sebelumnya lagi #amazing2018
1/366, 2020: Deras air turun ke bumi, Tuhan YME mengingatkan kuasa-Nya kepada makhluk di perayaan awal tahun yang gak meriah-meriah amat karena juga hujan deras. Makhluk jujur terkejut dan akhirnya sudah harus berefleksi diawal tahun kalender masehi
Lihat aktivitas Tweet
Membalas
1/366, 2020: Banjir rumahku, ya, sekitar rumah dan ke dalam rumahku. Rumahku depannya sungai, kalau orang Jabodetabek lebih -friendly- dengan sebutan "Kali". Penyebab yang kutahu karena tembok Kali nya rembes air, ya... itu deras sekali.
1/366, 2020: Tuhan maha baik, genangan tidak sebegitu tinggi masuk ke Rumahku. Ini karena aku akhirnya bisa kreatif sekali, pagi itu aku menjadi Kuli dengan menutup pintu rumahku dengan meracik hebel, batu bata, pasir dan semen! YA siapa sangka langsung menguli di awal tahun!
1/366, 2020: Seharian gak diam, secara kurun waktu tertentu harus keluarin air ke luar rumah, kemudian sebentar juga menyelamatkan barang-barang berharga ke lantai dua, antisipasi. Seharian nonton breaking news, tayangan paling menarik saat itu. Aku waspada, kita semua siaga.
1/366, 2020: Akhirnya di awal tahun aku terpaksa begaya pakai sendal di dalam rumah, kek orang-orang kaya disana. Ada genangan air yang entah apa saja zatnya, biar kakiku terjaga. Hujan awal tahun gak sebentar, lumayan lama. Aku berdoa saat itu agar hujan tak lama, wajar ya?
2/366, 2020: Aku bisa tidur, walau of course gak nyenyak. Tetiba mimpi yang bangunnya cape. Setelah nguli seharian. Tapi tetanggaku ada yang mau gak mau mengungsi, air di dataran rumahnya sampe tinggi sekali.
2/366, 2020: Jam 3 pagi baru bermimpi. Bangun-bangun berjuang lagi kerja bakti didalam rumah. Sementara bapakku tetap banting tulang diluar, ibuku memutuskan untuk tidak masuk kantor, aku dan adikku ambil peran di dalam rumah, nah bibiku paling semangat berhadapan dengan air!
2/366, 2020: genangan air benar-benar surut di sore hari, alhamdulillah kata kami. setelahnya semuanya harus diberesi, akhirnya semua kembali bersih (kelihatannya). tapi tak apa, kedepan akan lebih benar-benar bersih kan, setidaknya sudah lebih tenang lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih