Indonesia sekarang makin hancur aja, sudah seperti semangka yang kebelah dua. Apa lu ngerti tentang prakata gua diatas?
Ini tentang Indonesia dengan permasalahan capresnya.
Apa ini yang disebut pemimpin dengan pengaruhnya?
Oke, kalau begitu, mungkin kita memihak dan gua pun memihak.
Tapi kan, lihat sekeliling kita sekarang. Banyak persaudaraan yang longgar karena hal ini.
Apalagi tentang quickcount setelah pilpres yang orang kebanyakan beropini itu hanya permainan politik dan memihak.
Ini semua perlu kita sikapi sebenarnya, namun ya jangan dengan jalan yang tidak baik lah.
Terpenting sekarang, kita tunggu saja hasil realnya.
Yang kalah harus berjiwa ksatria, yang menang ya jangan larut dalam kesenangannya sehingga lupa akan apa yang harus ia lakukan di 100 hari pertama dan selanjutnya.
Untuk kita, Rakyat Indonesia. siapapun pemimpin kita nanti, ya kita harus ikhlas dan legowo, terlebih kita harus dukung. Karena dukungan kita sebagai rakyat itu sangat berarti bagi pemimpin Indonesia mendatang. Jangan bersikap seperti anak kecil, karena Republik Indonesia membutuhkan kita sebagai penerusnya untuk berjiwa dewasa demi Indonesia bangkit dan hebat!
Ini tentang Indonesia dengan permasalahan capresnya.
Apa ini yang disebut pemimpin dengan pengaruhnya?
Oke, kalau begitu, mungkin kita memihak dan gua pun memihak.
Tapi kan, lihat sekeliling kita sekarang. Banyak persaudaraan yang longgar karena hal ini.
Apalagi tentang quickcount setelah pilpres yang orang kebanyakan beropini itu hanya permainan politik dan memihak.
Ini semua perlu kita sikapi sebenarnya, namun ya jangan dengan jalan yang tidak baik lah.
Terpenting sekarang, kita tunggu saja hasil realnya.
Yang kalah harus berjiwa ksatria, yang menang ya jangan larut dalam kesenangannya sehingga lupa akan apa yang harus ia lakukan di 100 hari pertama dan selanjutnya.
Untuk kita, Rakyat Indonesia. siapapun pemimpin kita nanti, ya kita harus ikhlas dan legowo, terlebih kita harus dukung. Karena dukungan kita sebagai rakyat itu sangat berarti bagi pemimpin Indonesia mendatang. Jangan bersikap seperti anak kecil, karena Republik Indonesia membutuhkan kita sebagai penerusnya untuk berjiwa dewasa demi Indonesia bangkit dan hebat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih